Ekonom: Euro Koreksi Yang Tak Terelakkan

Dalam sebuah catatan penelitian, dua ekonom dari Morgan Stanley memperkirakan bahwa Euro akan segera datang menerjang turun, gagal dalam upaya untuk menyaingi Dolar sebagai alternatif mata uang cadangan. Mereka mengamati bahwa di awal dekade ini, Euro berada dipandang sebagai lelucon dari sudut pandang ekonomi. Sejak jangka panjang fundamental ekonomi tidak dapat membalikkan diri dalam hanya beberapa tahun, mereka beralasan bahwa kenaikan Euro justru harus menjadi sebuah produk keuangan (aliran modal) tren. Selain itu, seperti UNI eropa menjadi lebih terintegrasi, kebutuhan akan mengembangkan diversifikasi modal di luar UNI eropa, dengan demikian membalikkan tren beberapa tahun terakhir diversifikasi dalam UNI eropa. The Globe and Mail melaporkan:

Euro dinilai terlalu tinggi karena investor institusional...dunia telah melakukan diversifikasi dari pasar mereka pada saat yang sama sebagai investor Eropa sebagian besar telah melakukan diversifikasi dalam pasar rumah mereka.

Baca Juga: