Intervensi Menggambar Dekat

G8 menteri keuangan bertemu pekan lalu untuk membahas efek merugikan dari meningkatnya (commodity) harga pada ekonomi global. Harga minyak dan harga komoditas dalam beberapa kasus dua kali lipat selama tahun lalu, memberikan kontribusi untuk jahat lonjakan tingkat inflasi di seluruh dunia. Sementara itu, Dolar tidak secara teknis sebuah topik diskusi di khusus ini, pertemuan itu menyinggung tangensial karena dirasakan hubungan antara melemahnya Dolar as dan harga komoditas yang tinggi. Dengan demikian, intervensi Bank Sentral pada Dolar nama secara teoritis bisa dibenarkan atas dasar kedua mengurangi inflasi dan memfasilitasi global stabilitas makroekonomi. Kata "aku" tidak disebutkan secara eksplisit, tapi kemungkinan meningkat dengan setiap up-tick inflasi dan setiap turun-tick dari PDB. Hal ini tidak mengherankan bahwa dalam minggu-minggu menjelang sebenarnya G8 konferensi, Dolar telah dipertahankan reli terkuat terhadap Euro dalam hampir 3 tahun. Forbes melaporkan:

Pekan lalu Ketua Federal Reserve Ben Bernanke yang ditandai perubahan di Washington dengan menghubungkan pelemahan dollar terhadap inflasi dan mengatakan dia sedang menonton mata uang erat dengan Keuangan. Kemudian Menteri Keuangan AS Henry Paulson menolak pekan lalu untuk mengesampingkan intervensi langsung di pasar mata uang.

Baca Juga: